Perkembangan ekonomi dunia dan dampaknya terhadap Indonesia
Ekosistem PSNCHAIN resmi menutup akses kepemilikan saham PT ASITEK dan token $PAY secara permanen pada 10 Mei 2026. Langkah ini diambil seiring masuknya dukungan pembiayaan strategis yang memperkuat kemandirian finansial perusahaan, sekaligus mengaktifkan mekanisme buy-back tahunan bagi para pemegang aset yang sudah ada.
Harga perak ditutup melonjak 2,63% pada akhir pekan seiring dengan memanasnya tensi geopolitik di Timur Tengah, meskipun secara keseluruhan masih mencatatkan pelemahan mingguan sebesar 10,11%. Penguatan ini didorong oleh status perak sebagai aset aman (safe haven) di tengah kekhawatiran stagflasi AS dan data ketenagakerjaan yang solid, yang menyebabkan pasar memangkas ekspektasi penurunan suku bunga The Fed
Akibat ketegangan di Selat Hormuz, harga Brent dan WTI kini terkoreksi signifikan karena pelaku pasar mulai optimis bahwa gangguan pasokan tidak akan bersifat permanen. Namun, risiko tetap membayangi setelah IEA mencatat sejarah gangguan pasokan terbesar pada Maret lalu serta memangkas proyeksi pertumbuhan permintaan minyak global untuk tahun 2026 di tengah kekhawatiran perlambatan ekonomi dunia.
Dampak Eskalasi Ketegangan AS-Iran Terhadap Energi dan Pasar Global Ancaman terhadap Infrastruktur Sipil: Konflik geopolitik AS-Iran kembali memanas menyusul ancaman Donald Trump untuk menyerang fasilitas vital sipil Iran (listrik, air, dan jembatan) terkait isu Selat Hormuz.
The Fed memberikan sinyal kuat pemangkasan suku bunga, memicu rally Wall Street dengan S&P 500 menembus all-time high.